Pelatihan ISO – Banyak organisasi mengira topik climate change ISO 9001 itu berarti harus bikin program lingkungan besar-besaran. Padahal, Amd 1:2024 lebih menekankan satu hal yang sederhana tapi penting: organisasi wajib mempertimbangkan perubahan iklim sebagai isu yang bisa relevan terhadap konteks bisnis dan kebutuhan pihak berkepentingan.
Kalau memang relevan, baru diturunkan ke risiko, peluang, tujuan, dan rencana aksi. Kalau tidak relevan, organisasi tetap perlu menunjukkan proses penilaiannya, bukan sekadar bilang tidak.
Apa makna climate change changes untuk ISO 9001
Amd 1:2024 pada ISO 9001 pada dasarnya menambahkan penekanan agar perubahan iklim masuk dalam cara berpikir sistem manajemen, terutama pada tahap memahami konteks organisasi dan pihak berkepentingan.
Ini selaras dengan arah ISO 9001:2026 yang cenderung memperkuat keterkaitan konteks, risiko, dan pengambilan keputusan.
Intinya begini: perubahan iklim bisa memengaruhi kemampuan organisasi untuk konsisten memenuhi persyaratan pelanggan, menjaga kualitas, menjaga ketepatan waktu, dan memastikan ketersediaan sumber daya. Jadi wajar kalau ISO meminta organisasi memeriksanya.
Di klausul mana biasanya tersentuh
Di praktik audit, topik climate change paling sering disentuh di:
- Klausul 4.1 konteks organisasi, sebagai isu eksternal yang perlu dipertimbangkan
- Klausul 4.2 kebutuhan dan harapan pihak berkepentingan, misalnya pelanggan, regulator, pemilik, komunitas, supplier
- Klausul 6.1 tindakan untuk menangani risiko dan peluang, karena climate change pada akhirnya diterjemahkan menjadi risiko atau peluang yang perlu dikendalikan
- Klausul 6.2 tujuan mutu, jika ada aspek yang relevan untuk ketahanan mutu atau kontinuitas layanan
- Klausul 8.1 perencanaan dan pengendalian operasional, bila ada kontrol operasional yang perlu diperkuat
- Klausul 9.3 tinjauan manajemen, untuk memastikan isu ini ditinjau berkala dan tidak sekali jadi
Baca juga: Perubahan ISO 9001 2026 Paling Penting yang Wajib Dipahami Tim QA dan Manajemen
Cara menilai relevansi perubahan iklim
Kunci pemenuhan Amd 1:2024 ada pada penilaian relevansi yang logis dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak harus rumit, yang penting sistematis dan terdokumentasi.
Metode sederhana berbasis konteks dan stakeholder
Saya sarankan metode sederhana 5 pertanyaan:
- Apakah operasi kamu rentan terganggu cuaca ekstrem, banjir, gelombang panas, atau gangguan listrik?
- Apakah supply chain kamu bergantung pada wilayah atau bahan yang rentan terhadap perubahan iklim?
- Apakah pelanggan meminta bukti ketahanan pasokan, continuity plan, atau kriteria sustainability tertentu?
- Apakah ada regulasi atau persyaratan industri yang mengarah pada pelaporan emisi, energi, atau aspek lingkungan yang berdampak ke kualitas layanan?
- Apakah perubahan iklim bisa menciptakan peluang, misalnya efisiensi energi yang menurunkan variasi proses, atau diversifikasi sumber pasokan?
Kalau jawaban minimal satu dua poin mengarah ke dampak nyata, biasanya climate change dinilai relevan.
Cara memasukkan ke risk and opportunity
Setelah relevan, jangan berhenti di konteks. Turunkan ke risk and opportunity agar ada tindakan nyata.
Contoh risiko, peluang, dan kontrol
Contoh risiko:
- Keterlambatan bahan baku karena cuaca ekstrem mengganggu logistik
Kontrol: dual sourcing, safety stock untuk item kritikal, evaluasi supplier berbasis ketahanan pasok - Kenaikan suhu memengaruhi stabilitas proses atau penyimpanan
Kontrol: monitoring suhu, kalibrasi alat pemantau, batas penerimaan, perbaikan HVAC - Gangguan listrik berdampak pada output proses dan data
Kontrol: UPS, backup data terjadwal, prosedur pemulihan, uji coba restore
Contoh peluang:
- Efisiensi energi dan perbaikan layout yang menstabilkan proses sehingga reject turun
Kontrol: project improvement, monitoring sebelum-sesudah, standardisasi parameter - Digitalisasi rekaman mengurangi risiko kehilangan data saat bencana
Kontrol: cloud policy, akses, audit trail, backup
Bukti yang dicari auditor
Auditor umumnya tidak mencari pidato tentang iklim, tetapi mencari benang merah dari konteks sampai aksi.
Notulen, risk register, objective, rencana aksi
Bukti yang paling aman disiapkan:
- Notulen pembahasan konteks dan stakeholder yang mencantumkan pertimbangan climate change dan kesimpulan relevansinya
- Risk register yang memuat risiko dan peluang terkait, lengkap dengan kontrol, PIC, dan evaluasi efektivitas
- Objective atau target yang relevan bila memang diperlukan, misalnya ketahanan pasok, pengurangan downtime, atau stabilitas proses
- Rencana aksi yang realistis, dengan timeline, status, dan bukti implementasi
- Catatan tinjauan manajemen yang menunjukkan isu ini direview berkala, bukan sekali lalu hilang
Kalau kamu menyusun alur ini rapi, pemenuhan Amd 1:2024 akan terasa ringan, dan transisi menuju ISO 9001:2026 juga jadi lebih siap karena sistemmu sudah terbiasa berpikir berbasis konteks, risiko, dan bukti.
Biar aman saat audit, pastikan climate change sudah nyambung dari konteks sampai risk register. Gunakan Jasa Konsultan ISO SPIN Sinergi untuk pendampingan end-to-end. Hubungi kami untuk rekomendasi program yang paling sesuai dengan kondisi organisasi kamu.
