Pelatihan ISO – Laboratorium Terakreditasi KAN | Memilih laboratorium sering terlihat sederhana: cari yang dekat, cepat, dan harganya masuk akal. Tapi begitu hasil pengujian dipakai untuk keputusan penting, seperti melepas produk ke pasar, memenuhi syarat tender, atau menjawab temuan audit, barulah terasa bahwa memilih lab tidak bisa sekadar berdasarkan lokasi atau harga.
Di titik ini, banyak orang mulai bertanya, bagaimana cara memastikan sebuah laboratorium benar-benar kompeten, bukan hanya terlihat meyakinkan di brosurnya.
Salah satu rambu paling aman adalah memilih laboratorium terakreditasi KAN. Namun, akreditasi saja belum cukup bila kamu tidak memahami tanda-tanda kompetensi yang tampak dari cara lab bekerja, cara mereka menunjukkan bukti, dan cara mereka menjaga konsistensi hasil.
Berikut ini 9 tanda yang bisa kamu gunakan sebagai pegangan praktis saat memilih laboratorium.
Kenapa Memilih Laboratorium Terakreditasi KAN Itu Krusial
KAN adalah Komite Akreditasi Nasional yang menilai kompetensi laboratorium berdasarkan standar yang diakui secara luas. Karena itu, istilah kan komite akreditasi nasional bukan sekadar label, tetapi mencerminkan adanya proses evaluasi terhadap sistem, personel, metode, dan fasilitas lab.
Bagi pengguna jasa, laboratorium terakreditasi KAN memberi rasa aman karena pengujian laboratorium dilakukan dengan sistem yang mengutamakan jaminan mutu, ketertelusuran, dan pengendalian teknis. Hasilnya lebih mudah dipertanggungjawabkan, apalagi jika pengujian menyangkut keselamatan, kepatuhan regulasi, atau sengketa mutu.
9 Tanda Laboratorium Terakreditasi KAN yang Benar-Benar Kompeten
1. Akreditasi KAN Bisa Dicek dan Konsisten dengan Layanan yang Ditawarkan
Lab yang serius tidak hanya menyebut terakreditasi, tetapi siap ketika kamu meminta bukti. Mereka paham bahwa cek akreditasi KAN adalah hal wajar. Jika kamu menemukan klaim yang tidak jelas, misalnya hanya menampilkan logo tanpa detail, itu patut diwaspadai.
2. Ruang Lingkup Akreditasi Jelas dan Sesuai dengan Parameter yang Kamu Butuhkan
Tanda kompeten yang paling sering terlewat adalah kesesuaian ruang lingkup. Banyak orang mengira semua layanan lab otomatis tercakup akreditasi, padahal tidak selalu. Lab yang kompeten akan membantu kamu memastikan parameter yang diuji memang termasuk dalam cakupan mereka, sehingga hasilnya dapat dikategorikan sebagai pengujian terpercaya.
3. Personel Terlihat Menguasai Pekerjaan, Bukan Sekadar Menjalankan Rutinitas
Kompetensi laboratorium sangat ditentukan oleh orang di balik prosesnya. Tanda lab kompeten bukan hanya gelar atau jabatan, tetapi bagaimana staf mampu menjelaskan metode, batasan pengujian, cara penanganan sampel, dan faktor yang memengaruhi hasil. Jika penjelasan mereka konsisten dan terstruktur, itu pertanda baik.
Baca juga: Preventive Action di ISO 17025:2017 Tanpa Ribet, Tapi Tetap Kuat Saat Asesmen
4. Proses Penerimaan Sampel Tertib dan Ada Jejak Administrasi yang Rapi
Lab yang kompeten tidak menerima sampel secara asal masuk. Mereka punya prosedur penerimaan, label, identifikasi, dan pencatatan yang rapi. Ini bukan formalitas, karena kesalahan di tahap ini dapat membuat hasil pengujian akurat menjadi tidak bermakna. Ketertiban administrasi juga menunjukkan budaya standar nasional dan disiplin sistem.
5. Metode Pengujian Dijelaskan dengan Transparan, Termasuk Batasannya
Lab kompeten tidak menjanjikan semua hal bisa diuji dengan hasil pasti bagus. Mereka akan menjelaskan metode yang digunakan, standar acuannya, dan batasan teknis. Jika kamu butuh kepastian standar, mereka akan menyelaraskan dengan kebutuhan sertifikasi, audit, atau persyaratan pelanggan.
Di sini, istilah cek ISO sering muncul dari sisi pengguna yang ingin memastikan sistem dan standar yang dipakai sesuai.
6. Ada Sistem Jaminan Mutu yang Terlihat dari Kebiasaan Kerja
Kata jaminan mutu seharusnya terasa dari praktik sehari-hari, bukan hanya tertulis. Lab kompeten biasanya menunjukkan kontrol mutu internal, pengendalian peralatan, dan evaluasi hasil.
Kamu bisa merasakannya dari cara mereka menolak sampel yang tidak memenuhi syarat, meminta informasi tambahan, atau menjelaskan potensi bias. Sikap seperti ini justru tanda lab menjaga kualitas pengujian terpercaya.
7. Laporan Hasil Uji Lengkap, Mudah Ditelusuri, dan Tidak Membingungkan
Lab yang kompeten menghasilkan laporan yang jelas: identitas sampel, metode, kondisi pengujian, hasil, satuan, dan catatan bila ada hal yang memengaruhi interpretasi. Jika laporan terasa rapi dan bisa dilacak, artinya lab menjaga integritas hasil.
Ini penting terutama bila laporan dipakai untuk pembuktian formal, termasuk kebutuhan sertifikasi laboratorium.
8. Komunikasi Profesional dan Tidak Menghindari Pertanyaan Teknis
Banyak masalah di lapangan muncul karena komunikasi yang tidak jelas. Lab yang kompeten akan menjawab pertanyaan dengan profesional: apa yang bisa dilakukan, berapa lama, apa risikonya, dan apa yang perlu dipenuhi.
9. Reputasi Bisa Diverifikasi dan Ada Identitas Akreditasi yang Spesifik
Lab yang kompeten biasanya punya identitas akreditasi yang spesifik dan konsisten. Misalnya, beberapa laboratorium mencantumkan nomor identifikasi akreditasi pada dokumen atau profil resminya.
Contoh penyebutan seperti LK-395-IDN dapat menjadi penanda unik yang memudahkan verifikasi, terutama ketika kamu membandingkan beberapa kandidat atau mencari daftar laboratorium terakreditasi KAN untuk kebutuhan tertentu.
Cara Praktis Menggunakan 9 Tanda Ini Saat Kamu Membandingkan Beberapa Lab
Buat daftar pertanyaan singkat sebelum mengirim sampel
Daripada menilai dari brosur, gunakan pendekatan tanya jawab singkat. Tanyakan ruang lingkup, metode, kebutuhan sampel, waktu, dan format laporan. Perhatikan bukan hanya jawabannya, tetapi cara mereka menjelaskan.
Selaraskan kebutuhan bisnis dengan risiko teknis
Kalau hasil dipakai untuk keputusan besar, pilih lab yang paling kuat pada kompetensi, bukan yang paling cepat. Pengujian laboratorium yang rapi kadang membutuhkan proses verifikasi yang memang tidak bisa dipangkas sembarangan.
Jangan ragu meminta contoh format laporan dan alur proses
Lab kompeten biasanya siap menunjukkan contoh format laporan atau menjelaskan alur dari penerimaan sampel sampai rilis hasil. Ini memudahkan kamu menilai apakah mereka menjanjikan pengujian akurat secara realistis.
Jika Kamu Butuh Partner yang Tidak Hanya Menguji, Tapi Membantu Memastikan Kesesuaian
Memilih laboratorium adalah bagian dari manajemen risiko mutu. Bila kamu ingin proses pengujian dan kalibrasi berjalan lebih terarah, kamu bisa mempertimbangkan partner yang memahami kebutuhan teknis sekaligus kebutuhan audit dan kepatuhan.
SPIN Calibration Laboratory, misalnya, biasanya dipilih ketika pengguna menginginkan alur kerja yang rapi, komunikasi yang jelas, dan orientasi pada jaminan mutu serta pengujian terpercaya.
Rekomendasi Pelatihan:
- Implementasi ISO/IEC 17025:2017
- Dokumentasi ISO/IEC 17025:2017
- Internal Audit ISO/IEC 17025:2017
- Teknik Investigasi dan Closing Temuan Asesmen Lab
- Estimasi Ketidakpastian Pengukuran Hasil Kalibrasi
- Verifikasi dan Validasi Metode Uji Kimia
Memilih laboratorium terakreditasi KAN adalah langkah aman, tetapi memilih yang benar-benar kompeten membutuhkan cara pandang yang sedikit lebih teliti. Dengan 9 tanda di atas, kamu bisa menilai lab dari cara mereka bekerja, bukan hanya dari klaim di depan.
Pada akhirnya, tujuan kamu bukan sekadar mendapatkan angka hasil uji, melainkan mendapatkan pengujian akurat yang bisa dipakai untuk keputusan dengan percaya diri.
Kalau kamu ingin hasil pengujian dan kalibrasi yang akurat serta mudah dipertanggungjawabkan, gunakan layanan dari SPIN Calibration Laboratory yang terakreditasi KAN, sehingga prosesnya lebih tertib, kompetensinya jelas, dan jaminan mutunya kuat.
Jika kamu juga sedang menyiapkan atau memperkuat sistem manajemen laboratorium, SPIN Sinergi menyediakan Jasa Konsultan ISO untuk pendampingan implementasi hingga siap asesmen.
Hubungi kami untuk rekomendasi layanan dan program pendampingan yang paling sesuai dengan kebutuhan laboratorium kamu.
