Home » Artikel » 10 Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia dan Fungsinya yang Wajib Diketahui

10 Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia dan Fungsinya yang Wajib Diketahui

Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium

Konsultan ISO – Laboratorium kimia adalah lingkungan yang penuh dengan potensi risiko dan bahaya. Bahan kimia berbahaya, peralatan yang tajam, dan kemungkinan terjadinya kebakaran atau ledakan adalah beberapa risiko yang harus dihadapi oleh para pekerja laboratorium.

Oleh sebab itu, setiap orang yang bekerja di laboratorium harus memahami betapa pentingnya keselamatan kerja serta menerapkan prinsip-prinsip K3 di laboratorium (Kesehatan dan Keselamatan Kerja).

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di laboratorium dan pengetahuan tentang simbol keselamatan kerja adalah langkah awal untuk mencegah kecelakaan dan cedera. Artikel ini akan membahas sepuluh alat keselamatan kerja di laboratorium kimia dan fungsinya, yang harus diketahui dan dipahami oleh setiap pekerja laboratorium.

Macam Macam Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium Kimia dan Fungsinya

1. Jas Laboratorium

Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium

Deskripsi Alat: Jas laboratorium adalah pakaian pelindung yang biasanya terbuat dari bahan tahan bahan kimia.

Fungsi: Jas laboratorium berfungsi melindungi pakaian dan kulit dari bahan kimia berbahaya. Ini adalah salah satu bentuk alat pelindung diri laboratorium yang paling dasar dan wajib dikenakan saat bekerja dengan bahan kimia.

2. Kacamata Pelindung

Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium

Deskripsi Alat: Kacamata pelindung adalah perangkat yang digunakan untuk melindungi mata dari bahaya kimia dan fisik.

Fungsi: Melindungi mata dari percikan bahan kimia dan partikel berbahaya. K3 laboratorium sangat menekankan pentingnya kacamata pelindung untuk mencegah cedera mata.

3. Sarung Tangan

Deskripsi Alat: Sarung tangan laboratorium biasanya terbuat dari bahan karet, nitril, atau lateks.

Fungsi: Melindungi tangan dari bahan kimia korosif dan iritan. Sarung tangan adalah alat pelindung diri di laboratorium yang krusial untuk menghindari kontak langsung dengan bahan kimia berbahaya.

4. Masker atau Respirator

Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium

Deskripsi Alat: Masker atau respirator adalah alat yang digunakan untuk melindungi saluran pernapasan.

Fungsi: Melindungi saluran pernapasan dari gas beracun, uap, dan partikel kimia. Pelatihan K3 laboratorium sering kali mencakup penggunaan dan pemeliharaan respirator yang tepat.

5. Face Shield (Pelindung Wajah)

Deskripsi Alat: Pelindung wajah adalah peralatan yang melindungi seluruh wajah dari bahaya percikan bahan kimia.

Fungsi: Melindungi wajah dari percikan bahan kimia dan ledakan kecil. Alat ini memberikan perlindungan tambahan selain kacamata pelindung.

Baca juga: Penerapan Persyaratan Manajemen ISO 17025 2017 di Laboratorium Pengujian Modern

6. Fume Hood (Lemari Asam)

Deskripsi Alat: Fume hood atau lemari asam adalah perangkat yang menjaga kestabilan suhu udara dan melindungi bahan kimia berbahaya dengan tingkat keasaman tinggi.

Fungsi: Biasanya, lemari asam digunakan untuk mentransfer bahan kimia asam ke wadah yang mengurangi risiko bahaya.

7. APAR (Alat Pemadam Api Ringan)

Deskripsi Alat: APAR atau Alat pemadam api ringan adalah alat yang digunakan untuk memadamkan atau mengendalikan kebakaran kecil secara langsung. Alat ini sangat penting di laboratorium kimia mengingat di lab banyak bahan kimia yang mudah terbakar.

Fungsi: Biasanya digunakan dalam situasi darurat untuk mengatasi kebakaran sebelum membesar. Namun, penting untuk tidak menggunakannya pada kebakaran besar atau yang sudah tidak terkendali. Pemahaman tentang penggunaan pemadam kebakaran merupakan bagian dari pelatihan K3 laboratorium.

8. Safety Shower (Shower Keselamatan)

Alat Keselamatan Kerja di Laboratorium

Deskripsi Alat: Shower keselamatan adalah perangkat yang digunakan untuk membilas tubuh dari bahan kimia berbahaya.

Fungsi: Membersihkan tubuh dari bahan kimia berbahaya yang tertumpah. Shower keselamatan adalah alat penting untuk pertolongan pertama dalam insiden bahan kimia.

9. Eyewash Station (Alat Pencuci Mata)

Deskripsi Alat: Alat pencuci mata adalah perangkat yang dirancang untuk membilas mata dari bahan kimia.

Fungsi: Membersihkan mata dari bahan kimia yang terkena. Eyewash station harus selalu tersedia di dekat area kerja dengan risiko tinggi.

10. Alat Pendeteksi Gas

Deskripsi Alat: Alat pendeteksi gas adalah perangkat yang digunakan untuk mengidentifikasi kebocoran gas beracun.

Fungsi: Mendeteksi kebocoran gas beracun di laboratorium. Ini adalah alat kritis untuk menjaga keselamatan dan kesehatan para pekerja.

Kesimpulan

Penerapan K3 di laboratorium kimia sangatlah penting untuk mencegah kecelakaan dan cedera. Alat-alat keselamatan kerja yang telah dibahas di atas adalah bagian esensial dari prosedur keselamatan yang harus diikuti oleh setiap pekerja laboratorium. 

Selalu mengikuti pelatihan K3 laboratorium dan memahami penggunaan APD laboratorium adalah langkah penting untuk menjaga keselamatan. Selain itu, periksa dan rawat alat keselamatan secara berkala untuk memastikan fungsinya tetap optimal.

Dengan mengetahui dan menggunakan alat keselamatan kerja di laboratorium kimia, kita bisa mewujudkan tempat kerja yang lebih aman dan produktif.

Pelatihan K3 di Laboratorium

Menerapkan prinsip-prinsip K3 di laboratorium kimia bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk menjaga keselamatan diri dan rekan kerja. Ikuti pelatihan Implementasi K3 di laboratorium untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan Anda dalam menggunakan alat keselamatan kerja secara benar dan efektif. 

Ayo, jadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama di laboratorium Anda! Pastikan Anda dan tim Anda selalu mengenakan APD laboratorium, memahami simbol keselamatan kerja, dan mengikuti prosedur keselamatan yang berlaku. Dengan begitu, kita bisa mewujudkan lingkungan kerja yang aman, produktif, dan bebas dari kecelakaan. 

Jangan tunda lagi, segera daftarkan diri Anda di halaman ini atau kontak via WhatsApp di nomor 0813-2145-5501 untuk pelatihan K3 laboratorium sekarang juga dan berkontribusilah dalam membangun budaya keselamatan yang kuat di tempat kerja Anda.

Share This Post

Berita Terkait