Pencarian

    Tentang Kami

    SPIN Training Consulting Calibration adalah salah satu penyelenggara pelatihan yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun. Dengan berbegai judul dan kategori pelatihan yang kami selenggarakan tentunya mempermudah konsumen dalam memilih pelatihan yang mereka butuhkan. Informasi lebih lanjut silahkan cek disini.

    Download Jadwal Publik Training Dalam Bentuk PDF Klik Disini.

    Isi Formulir Pendaftaran Training Secara Online Klik Disini.

    Daftar Training Langsung Via Aplikasi Whatsapp Klik Disini.

    Kontak Informasi

    Seluler :
    081321455501 | ganjar
    081394389300 | Harry
    081321170714 | Kurniawan

    Telpon :
    022-7210655 | training
    022-7103798 | kalibrasi

    Email:
    [email protected]
    [email protected]

    Alamat :
    Gedung Graha Kadin Bandung
    Jalan Talaga Bodas No 31 Bandung

Quality Control Laboratorium

Quality Control Laboratorium

a). Quality Control :
Suatu sistem aktivitas-aktivitas terencana yang dimaksudkan untuk memberikan suatu hasil (barang atau jasa) yang bermutu.

b). Quality Assurance :
Sistem aktivitas-aktivitas terencana yang dimaksudkan untuk memberi jaminan bahwa program pengendalian/ pengawasan mutu (quality control) diterapkan sebenarnya dan efektif.

c). Statistical Quality Control :
Suatu bagian dari pengendalian/ pengawasan mutu (quality control) yang menerapkan teknik-teknik statistik (dengan ilmu statistika).

d). Control Chart :
Suatu bagan (grafik) dengan batas-batas kontrol “teratas” dan/ atau “terbawah” yang memuat (plot) nilai-nilai dari beberapa ukuran statistik untuk serangkaian sampel atau subkelompok.

e). Control Limits :
Batas-batas pada suatu bagan (grafik) kontrol yang digunakan sebagai kriteria untuk tindakan, untuk memutuskan apakah suatu data mengindikasikan adanya “out of control” atau tidak.

Nilai batas kontrol untuk pengendalian mutu (pada grafik) biasanya dinyatakan dalam UCL (upper control limit) dan/ atau LCL (lower control limit).

f). Accuracy :
Kedekatan suatu hasil atau rata-rata dari serangkaian hasil-hasil ke suatu nilai ‘benar’ atau nilai ‘yang disepakati’.

g). Precision :
Tingkat kemampuan berulang atas serangkaian pengujian/ pengukuran untuk menunjukan hasil yang sama dari pengujian / pengukuran berulang-ulang (dalam waktu yang dekat) dan identik, dalam kondisi yang sama.

CRM = Certified Reference Material
SRM = Secondary Reference Material (bahan acuan sekunder)
COA = Certificate Of Analysis
Repeatability = Kemampuan berulang

Quality Control Laboratorium METROLOGI : ( Ilmu pengetahuan tentang pengukuran ).

h). Metrologi LEGAL :
Metrologi yang mengelola satuan-satuan ukuran, metoda-metoda pengukuran dan alat-alat ukur, yang menyangkut persyaratan teknik dan peraturan berdasarkan UU yang bertujuan untuk melindungi kepentingan umum dalam hal kebenaran pengukuran.

Metrologi TEKNIK :
Yang mengelola satuan-satuan ukuran, metoda-metoda pengukuran dan alat-alat ukur, yang menyangkut persyaratan teknik dan pengembangan mtd pengukuran, perawatan dan pengembangan std nasional untuk satuan ukuran & alat ukr sesuai dengan perkembangan IPTEK u/ memberikan kepastian dan kebenaran dalam pengukuran.

Metrologi Radiasi Nuklir :
Yang mengelola satuan-satuan ukuran, metoda-metoda pengukuran dan alat-alat ukur yang menyangkut persyaratan teknik dalam pemakaian zat radioaktif dan/atau sumber-sumber radiasi lainnya yang diatur berdasarkan UU/ PP/ Keppres/ Kep Dirjen BATAN/ Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir yang bertujuan menjamin kesehatan dan keselamatan dengan memberikan ketelitian dan keandalan yang dapat dipertanggung jawabkan.

i). KALIBRASI:
Serangkaian kegiatan yang membentuk hub antara nilai yang ditunjukan oleh instrumen pengukur atau sistem pengukuran atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu.

j). PENGUKURAN :
kegiatan untuk menentukan nilai dari suatu obyek ukur yang dilengkapi dengan satuannya, melalui proses pembandingan oleh suatu alat ukur atau bahan ukur.

k). METODA PENGUKURAN / UJI :
Acuan/ prosedur TEKNIS tertentu untuk melaksanakan uji atau pekerjaan pengukuran. (umumnya memakai Metoda Baku)

l). STANDAR PENGUKURAN :
Bahan ukur, alat ukur atau sistem pengukuran yang digunakan menentukan, mewujudkan, melestarikan atau mereproduksikan suatu satuan ukuran atau satu atau lebih nilai yang telah diketahui dari suatu besaran untuk dialihkan ke alat-alat ukur lainnya dengan cara pembandingan. (Contoh: Standar massa 1 kg, Standar tekanan 100 psi, Standar suhu 50 derajad C, dll)

m). STANDAR PRIMER :
Untuk satuan ukuran yang mempunyai mutu metrologis tertinggi dlm suatu bidang tertentu.

n). STANDAR SEKUNDER :
Standar untuk satuan ukuran yang nilainya ditentukan dengan cara pembandingan terhadap suatu standar primer.

o). STANDAR ACUAN :
Standar untuk satuan ukuran yang umumnya dengan mutu metrologis yang tertinggi yang ada disuatu lokasi tertentu, digunakan sebagai acuan untuk mengkalibrasi bahan atau alat ukur di lokasi tersebut.

p). STANDAR KERJA :
Untuk satuan ukuran yang telah dikalibrasi terhadap suatu standar acuan, dan digunakan sehari-hari untuk mengkalibrasi bahan ukur atau alat ukur.

q). Prosedur Kalibrasi :
Serangkaian uraian dan langkah-langkah TEKNIS untuk pengerjaan kalibrasi yang tersusun secara tertib, sistematis dan menyeluruh yang mengacu pada suatu metoda kalibrasi tertentu.

r). Standar Kalibrasi (=kalibrator) :
Peralatan atau bahan ukur yang dijadikan sebagai pembanding (acuan komparasi) dalam kegiatan pengerjaan kalibrasi.

s). Hasil Kalibrasi :
Laporan yang berisi ttg hasil-hasil dari pengerjaan kalibrasi, yang dituangkan dalam bentuk “Laporan” atau “Sertifikat”.

t). Hasil Pengukuran/ Uji :
Laporan yang berisi ttg hasil dari uji/ pengerjaan pengukuran, yang mencakup NILAI dan SATUAN nya yang dituangkan dalam bentuk “Laporan” atau “Sertifikat”.

u). Selang Waktu Kalibrasi (=periode/interval kalibrasi):
Jarak waktu untuk kalibrasi ulang atau jarak waktu antara kalibrasi pertama dengan kalibrasi berikutnya.

v). Mampu Telusur (traceability):
Sifat dari suatu hasil pengukuran yang dapat dikaitkan dengan standar tertentu yang tepat, umumnya standar nasional atau internasional, melalui rantai pembandingan yang tak terputus.

w). Koreksi:
Suatu harga yang ditambahkan secara aljabar pada hasil dari alat ukur untuk mengkompensasi (mengimbangi) penambahan kesalahan sistematik.

KESALAHAN (error / Deviasi) secara matematis adalah “lawan” dari Koreksi ( Quality Control Laboratorium)

x). Rentang Ukur (Range, Capacity of measuremnet):
Besar daerah ukur antara batas ukur bawah dan batas ukur atas.

y). Nilai Skala Terkecil / NST (Resolusi):
Besar pernyataan dari kemampuan peralatan untuk membedakan arti dari dua tanda harga/ skala yg paling berdekatan dari besaran yg ditunjukan.

z). Ketidakpastian Pengukuran (Measurement Uncertainty):
Perkiraan mengenai rentang hasil pengukuran yang didalamnya terdapat harga yang benar.

Quality Control Laboratorium

sumber : 5 688

Comments

So empty here ... leave a comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sidebar