Pencarian

    Tentang Kami

    SPIN Training Consulting Calibration adalah salah satu penyelenggara pelatihan yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun. Dengan berbegai judul dan kategori pelatihan yang kami selenggarakan tentunya mempermudah konsumen dalam memilih pelatihan yang mereka butuhkan. Informasi lebih lanjut silahkan cek disini.

    Download Jadwal Publik Training Dalam Bentuk PDF Klik Disini.

    Isi Formulir Pendaftaran Training Secara Online Klik Disini.

    Daftar Training Langsung Via Aplikasi Whatsapp Klik Disini.

    Kontak Informasi

    Seluler :
    081321455501 | ganjar
    081394389300 | Harry
    081321170714 | Kurniawan

    Telpon :
    022-7210655 | training
    022-7103798 | kalibrasi

    Email:
    [email protected]
    [email protected]

    Alamat :
    Gedung Graha Kadin Bandung
    Jalan Talaga Bodas No 31 Bandung

Penanganan Bahan Kimia

Penanganan Bahan Kimia

Bahan kimia merupakan bahan yang cukup beresiko, ada beberapa bahan yang bahkan sangat berbehaya dan beracun. Berikut cara Penanganan Bahan Kimia bila terjadi tumpahan.

Daftar Penanganan Bahan Kimia

Asam Sulfat, H 2 SO 4
Jangan sentuh tumpahan asam karena dapat merusak kulit atau pakaian dan lantai. Netralkan tumpahan dengan larutan Soda atau kapur tohor, (tanah, pasir) sebelum disiram dengan air. Beri ventilasi. Hati – hati terhadap tempat rendah (uap lebih berat dari pada udara). Pakai APD dalam menangani tumpahan asam.

Asam Klorida, HCl
Penanganan kebocoran gas atau tumpahan larutan HCl harus memakai alat pelindung diri, terutama pelindung pernafasan dan kulit. Uap dapat disemprot dengan air. Tumpahan yang tidak diambil dinetralkan dengan soda atau kapur tohor. Siram dengan air.Asam Perklorat, HClO 4 Setiap tumpahan asam perklorat di laboratorium segera harus diencerkan dengan airt. Tumpahan asam tidak boleh di lap dengan kain atau bahan selulosa lain, karena akan terbakar. Lantai bekas tumpahan dapat disiram dengan air. Jangan menyentuh tumpahan asam dalam Penanganan Bahan Kimia.

Hidrogen Peroksida, H 2 O 2
Gunakan alat pelindung diri dalam menangani kebocoran/tumpahan, beri ventilasi di daerah kerja. Jangan sentuh cairan. Sedikit tumpahan dapat disiram dengan air. Tumpahan jumlah banyak dapat diserap dengan tanah atau pasir. Jauhkan material yang mudah terbakar.Asam Florida, HF Penanganannya dapat ditangani oleh personel yang
memakai alat pelindung diri. Jangan menyentuh bahan yang tertumpah. Serap Tumpahan yang terjadi dengan tanah, pasir atau lainnya yang inert. Uap HF dapat dibersihkan dengan semprotan air.

Daftar lain Penanganan Bahan Kimia

Asam Nitrat, HNO 3
Isolasi daerah kebocoran / tumpahan, beri ventilasi dan tanda larangan masuk. Pakai alat pelindung diri. Jauhkan bahan mudah terbakar. Gunakan air untuk menyemprot uap atau untuk pendingin. Sedikit tumpahan dapat diserap dengan tanah atau pasir (non combustible). Tumpahan yang banyak dapat dinetralkan dahulu dengan Ca(OH) 2 atau NaHCO 3 sebelum dibuang secara khusus.Asam Sianida, HCN Pembersihan dilakukan oleh personel yang dilengkapi dengan alat perlindungan diri. Matikan sumber api. Jangan sentuh HCN. Hindarkan agar Sianida tidak masuk ruangan tertutup. Hentikan kebocoran bila mungkin. Kebocoran cairan dapat diserap dengan penyerap (tanah atau pasir). Bekas tumpahan dapat disiram dengan air dan berhati-hati dalam Penanganan Bahan Kimia.

Benzena, C 6 H 6
Gunakan alat pelindung diri dalam menangani bahan tertumpah, beri ventilasi yang baik. Matikan atau singkirkan semua sumber penyalaan. Tumpahan jangan dibuang ke perairan, tutup tumpahan dengan pasir untuk kemudian dibakar.Bila tumpahan cukup banyak panggil pemadam kebakaran.Toluena, C 6 H 5 CH 3 Batasi daerah tumpahan. Pakai alat pelindung diri, matikan api atau sumber penyalaan. Beri ventilasi. Jangan dibuang ke sungai atau perairan. Tumpahan dapat diserap dengan pasir. Bila terjadi kebocoran besar, siapkan pasukan pemadam kebakaran.

Xilena, C 6 H 4 (CH 3 ) 2
Batasi daerah, beri ventilasi, pakailah pakaian pelindung. Ambil atau matikan semua sumber penyalaan. Cegah tumpahan mengalir ke dalam sungai. Tumpahan dapat diserap dengan pasir untuk kemudian dapat dibakar.Fenol, C 6 H 5 OH Batasi daerah kebocoran dan sediakan alat proteksi dan ventilasi. Singkirkan sumber panas atau api. Bahan tertumpah segera dikumpulkan dan diserap dengan pasir kering untuk dikuburkan secara aman. Cegah masuk ke dalam perairan, karena amat beracun.

Formaldehida, CH 2 O
Untuk membersihkannya, pekerja harus memakai alat pelindung diri. Beri ventilasi tempat kebocoran, dan singkirkan sumber – sumber pemanas atau penyalaan. Tumpahan dapat diserap dengan tanah dan pasir kering. Jangan menyentuh bahan.Uapnya dapat disemprot dengan air.Piridin, C 5 H 5 N Batasi tumpahan, gunakan alat pelindung diri. Matikan nyala api atau pindahkan sumber pemanas. Jangan sentuh bahan dan cegah agar tidak terbuang ke dalam sungai.

Metanol, CH 3 OH
Pakailah alat pelindung diri terutama masker dan gloves. Matikan nyala api dan jauhkan sumber pemanas dan penyalaan. Jangan menyentuh metanol. Lakukan pengambilan bahan kembali (recovery), bila tidak mungkin tutup dengan pasir atau absorbent yang kemudian dapat dibakar.Asetonitril, C 2 H 3 N Gunakan alat pelindung diri seperti pakaian, gloves dan respirator yang tepat untuk menangani bahan tumpahan. Bahan tumpahan dapat diserap dengan kertas dan dibakar. Bekas tumpahan dapat dicuci dengan air sabun.

Dietil Eter, C 4 H 10 O
Bila ada eter tumpahan, segera matikan nyala api dan jauhkan sumber penyalaan. Siapkan pemadam kebakaran. Beri ventilasi, serap tumpahan ke dalam pasir., untuk kemudian dibakar di tempat aman. Hindari tumpahan masuk ke dalam perairan atau sungai.Heksana, C 6 H 14 Hilangkan adanya sumber pemanas, karena uap dapat menuju titik nyala. Pakai alat pelindung diri seperti gloves, perisai muka dan respirator dengan kanister. Tumpahan dapat diserap pada kertas dan dibakar di tempat terbuka. Tumpahan jangan dibuang ke sungai.

Propil Alkohol, C 3 H 8 O
Bila terjadi tumpahan, batasi daerah tumpahan, berikan ventilasi dan jauhkan api atau panas dan percikan bunga api. Ambil tumpahan bila mungkin untuk recovery. Bila tidak, serap dengan pasir kemudian dibuang dengan aman. Bekas tumpahan dapat disiram dengan air.Kloroform, CHCl 3 Isolasi daerah kebocoran dan jauhkan orang – orang yang tidak berkepentingan. Beri ventilasi. Serap tumpahan dengan kertas penyerap dan biarkan menguap dalam lemari asam. Bakar kertas di tempat yang aman.

Karbon Tetraklorida, CCl 4
Sedikit tumpahan dapat diserap dalam kertas penyerap dan uapkan dalam lemari asam. Kertas bekas dapat dibakar. Lantai bekas tumpahan dapat dicuci dengan air sabun.Petroleum eter Segera padamkan atau singkirkan sumber penyalaan atau api. Pakailah alat pelindung diri (goggles & gloves). Semprot dengan bahan pendispersi bila ada agar membentuk emulsi dan semprot dengan air banyak. Bila tak ada bahan pendispersi, serap bahan tumpahan dengan pasir, bawa ke tempat aman dan uapkan atau bakar.

Aseton, C 3 H 6 O
Pakailah alat pelindung diri dalam menangani tumpahan bahan, segera pindahkan atau padamkan nyala api. Tumpahan sedikit dapat diserap dalam kertas, uapkan dalam lemari asam.Bakarlah kertas penyerap. Bersihkan lantai dengan siraman air.

Beberapa bahan kimia memang perlu penangan khusus dalam Penanganan Bahan Kimia.

sumber : 5 896

Comments

So empty here ... leave a comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sidebar