Pencarian

Estimasi Ketidakpastian

Penyusunan dokumen Prosedur Perhitungan Ketidakpastian Pengukuran

Penyusunan Dokumen

  • Dokumen untuk Peralatan
    • Tersedia yang mutakhir
    • Tersedia dengan mudah untuk dilihat/ dibaca
    • Edisi resmi & terkendali (teridentifikasi)
    • Mudah dipahami
    • Dilengkapi Form isian (bila relevan)
    • Tidak tumpang tindih dengan dokumen yang lain
    • Ditentukan lamanya untuk dikaji ulang
  • Rekaman terkait Peralatan
    • identifikasi cukup jelas
    • memenuhi ketentuan standar dan tersimpan aman
    • ditentukan masa retensinya

Pemantauan Kondisi dan Performa

  • Menyusun Program pemantauan
    • Jadwal periodik
    • penanggung jawab pelaksana
    • data tercatat obyektif & lengkap
  • Pelaksanaan pemantuan
    • konsisten sesuai jadwal
    • memakai formulir yang ditetapkan
    • isian cukup lengkap & jelas
  • Melaporkan hasil pemantauan & tindak lanjut

Pelaporan Hasil Pemantauan

  • Persiapan :
    • Pastikan data hasil pemantauan sudah lengkap
    • Tentukan rekap / resume data
    • Pilih metoda / teknik evaluasi yang diinginkan & relevan
    • Pastikan sarana bantu yang diperlukan, tersedia (hardware maupun software)
  • Pelaksanaan :
    • Lakukan olah data
    • Buatlah narasi laporan sesuai kerangka yang ditetapkan
    • Kombinasikan poin 1 dan poin 2
    • Buatlah kesimpulan
    • Tetapkan rekomendasi berdasarkan prioritas
  • Tindak Lanjut
    • Performa masih sesuai -> OK
    • Performa makin jelek -> relokasi (down grade)
    • Perporma & fungsi pengoperasian berubah -> Evaluasi  lebih lanjut
    • Dimungkinkan repair atau ganti alat !

Flowchat Perhitungan Ketidakpastian

Dalam pengukuran, tidak ada nilai benar “absolut”. tetapi ada nilai benar “konvensional”. Setiap pengukuran selalu mengandung kesalahan (error), yang dapat diminimalisasi dan dideskripsikan secara ilmiah. Hasil pengukuran yang lengkap, memuat informasi tentang “analisis kimia” dan “nilai kesalahannya”, sehingga akan menjadi nilai dalam konteks INTERVAL (bukan nilai tunggal sederhana). Nilai kesalahan suatu pengukuran dapat diestimasi melalui analisis/ evaluasi (statistik & matematis). Dengan estimasi ketidakpastian pengukuran, didapatkan rentang nilai hasil pengukuran yang didalamnya (diharapkan) terdapat nilai yang sebenarnya.

Untuk memehami lebih dalam tentang ESTIMASI KETIDAKPASTIAN ini, sebaiknya anda mengikuti beberapa training yang berkaitan dengan. Adapun training yang sebagai berikut :

Comments

So empty here ... leave a comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sidebar