Pencarian

    Tentang Kami

    SPIN Training Consulting Calibration adalah salah satu penyelenggara pelatihan yang sudah berdiri lebih dari 10 tahun. Dengan berbegai judul dan kategori pelatihan yang kami selenggarakan tentunya mempermudah konsumen dalam memilih pelatihan yang mereka butuhkan. Informasi lebih lanjut silahkan cek disini.

    Download Jadwal Publik Training Dalam Bentuk PDF Klik Disini.

    Isi Formulir Pendaftaran Training Secara Online Klik Disini.

    Daftar Training Langsung Via Aplikasi Whatsapp Klik Disini.

    Kontak Informasi

    Seluler :
    081321455501 | ganjar
    081394389300 | Harry
    081321170714 | Kurniawan

    Telpon :
    022-7210655 | training
    022-7103798 | kalibrasi

    Email:
    [email protected]
    [email protected]

    Alamat :
    Gedung Graha Kadin Bandung
    Jalan Talaga Bodas No 31 Bandung

Batubara

Batubara adalah batuan sedimen yang dapat terbakar, terbentuk dari hasil pembusukan sisa-sisa tanaman purba, dan menjadi padat setelah tertimbun oleh lapisan diatasnya. Pembusukan sisa-sisa tanaman, dipengaruhi oleh proses biokimia, yakni penghancuran oleh bakteri, sehingga membentuk jelly sebagai bahan pembentuk lapisan batubara. Sisa tanaman kemudian termampatkan di bawah permukaan air ( dalam kondisi tertutup tanpa udara ), yang disebut gambut. Gambut kemudian lambat laun tertimbun oleh endapan-endapan seperti batulempung, batulanau dan batupasir. Setelah berpuluh-puluh juta tahun, gambut tersebut mengalami perubahan fisik dan kimia , akibat pengaruh tekanan dan temperatur kemudian berubah menjadi batu bara. Pada dasarnya proses pembentukan batu bara dapat dibagi menjadi dua tahap, yakni proses biokimia yang merubah sisa-sisa tanaman purba menjadi gambut, dan proses geokimia yang mematangkan gambut menjadi batubara .

 

Pembentukan Batubara Di Indonesia

  • Secara geologi, batu bara Indonesia terbentuk pada masa Tersier :
    Tersier Bawah (Paleogen) 55 – 60 juta tahun
    Tersier Atas (Neogen) 25 – 30 juta tahun.
  • Tumbuhan pembentuk : hutan basah.
  • Batu bara Indonesia termasuk muda
    Palegoen : umumnya peringkat high volatile bituminous;
    Neogen : umumnya lignit-subbituminous
  • Peringkat batu bara Indonesia juga dipengaruhi oleh intrusi (Tanjung Enim, Sumsel) dan struktur geologi (yakni dome) seperti di Kaltim dan ; terjadi pematangan lokal.
  • Kualitas batu bara Indonesia juga dipengaruhi oleh lingkungan pengendapannya, yakni menentukan kadar abu dan kadar belerang.

sumber : 4 76

Comments

So empty here ... leave a comment!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sidebar